Cara Sederhana Hindari Dampak Buruk Algoritma

By | January 14, 2016

Google yang merupakan search engine terbesar saat ini selalu melakukan perubahan dan salah satu caranya adalah dengan melakukan upgrade algoritma. Banyak jenis algoritma yang telah diterapkan oleh Google dan satu diantaranya adalah algoritma Panda. Algoritma yang muncul di akhir tahun 2010 ini sukses menumbangkan banyak situs sehingga sekitar 12% situs besar terkena dampaknya misalnya dengan tidak memasuki halaman pertama pada hasil pencarian di mesin pencari Google. Penerapan jasa SEO yang tepat menjadi solusi untuk mengatasi algoritma ini.

Pada pertengahan tahun 2015 yaitu pada 18 Juli 2015, Google kembali melakukan update dengan meluncurkan Panda 4.2. Penggunaan jasa layanan SEO yang kurang baik membuat beberapa query merasakan dampaknya. Sekitar 2-3% query terkena dampaknya dari Panda 4.2. Algoritma yang menekankan perbaikan konten ini, memaksa pemilik website yang ada di seluruh dunia memperbaiki konten yang ada di website agar tidak terkena dampak dari Google misalnya terdepak atau bahkan website di banned.

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda terapkan. Pertama adalah hindari penggunaan konten dengan kualitas yang rendah. Tinggi rendahnya kualitas konten masih banyak yang memberikan pendapatnya. Sebagian orang mengatakan harus memiliki batas kata minimal seperti 300 kata atau 500 kata. Akan tetapi sebagian orang berpendapat jika konten yang berkualitas harus relevan dengan judul yang diterapkan dan berkaitan satu sama lainnya termasuk dalam penggunaan kata kunci.

Cara lainnya dalam pengoptimalan jasa SEO untuk mengatasi algoritma yang dikeluarkan oleh Google yaitu :

  • Menghindari adanya duplikat content. Selain akan menurunkan rank website Anda atau mendapatkan pinalty tertentu dari Google, situs yang Anda miliki juga akan kehilangan pengunjung karena postingan Anda yang kurang berkualitas.
  • Backlink yang tidak wajar yang Anda tinggalkan di situs tertentu misalnya di forum. Penggunaan backlink yang bertujuan untuk meningkatkan pengunjung ke website Anda, tidak jarang membuat pemilik website meninggalkannya dengan cara yang tidak wajar. Hal tersebut justru akan membuat Google mencurigai website Anda dan akan dianggap sebagai spam. Hindari juga penggunaan teknik blackhat SEO karena termasuk salah satu pelanggaran yang lebih berbahaya dibandingkan dengan backlink spam.