Monthly Archives: October 2016

Mencuci Cucian Piring Berbau Amis

Segala hal yang tampak bersih hendak selalu dijaga dengan cara yang benar. Terutama pada saat melakukan cucian piring di tempat pencucian bak atau wastafel seperti yang seringkali ditemui. Biasanya setelah piring digunakan untuk menempatkan berbagai macam makanan biasa hingga yang berlemak sekalipun diletakkan, bahkan ketika setelah digunakan untuk makan dan meninggalkan sisa makanan di piring itu sehingga terlihat bukan hanya kotor, namun menjadi tak beraturan. Meski begitu, masalah ini harusnya tak menjadi suatu alasan merasa kerepotan, susah bahkan malas untuk membersihkannya, sebab ini tak bisa dibiarkan sebelum kuman akan menumpuk dalam bak cuci dan tak mungkin digunakan lagi sebelum dibersihkan.

Dalam pembahasan kali ini akan membahas mengenai petunjuk dalam mencuci piring yang berbau amis. Seringkali setelah digunakan untuk menempatkan ikan dan daging mentah misalnya, atau mungkin pada makanan tak sedap dan membusuk pada piring. Tentu muncul aroma bau tak sedap atau amis, sehingga perlu untuk dibersihkan sesegera mungkin sebelum bau itu akan semakin menyengat. Caranya pun sama halnya dengan cara seperti pada cucian piring seperti biasanya, namun perbedaannya pada tahap awalnya saja dengan disiram air terlebih dahulu agar mudah dibersihkan dan bau amis bisa dihilangkan. Selanjutnya dengan cara seperti biasa pada alat spon, air dan sabun cairan pembersih, dibilas bersih dan keringkan atau ditunggu sampai kering.

Itulah dari sekilas info mengenai pentingnya cucian piring berbau amis yang biasa dilakukan oleh setiap ibu rumah tangga utamanya, agar alat makan seperti piring ini dapat digunakan lagi semestinya dan kebersihan tetap terjaga setiap harinya. Memang semestinya dijadikan kegiatan secara rutin di rumah bila ingin menjaga kebersihan yang baik. Karena semua itu tak masalah bagi yang menggunakan sabun cairan pembersih yang serbaguna dengan kekuatan 100 jeruk nipis seperti Sunlight. Bisa juga digunakan untuk mencuci segala macam jenis peralatan makan seperti piring kaca hingga plastik misalnya dan rumah tangga dan tetap aman tanpa sisa noda dan kimia dari cairan sabun tersebut.

Hasil Liga Champions Pekan Ketiga Membuat Persaingan Ronaldo dan Messi Memanas

Hasil Liga Champions Pekan Ketiga menjadi pekan diantara pemain mahal sekaligus bintang lapangan membuat persaingan ketat diantar tim.

Siapakah mereka? Ya, bukan lain lagi yang namanya ronaldo dan juga messi. Hal ini kian memanasnya pertandingan dari pekan ketiga liga champions.

Hasil Liga Champions Pekan Ketiga

Dari musim ke musim memang pertandingan liga champions selalu memberikan pertandingan yang sulit untuk di nonton. Dengan masih hadirnya dua tim-tim hebat diantaranya Real Madrid dan Barcelona. Sulit untuk tidak mengikutinya. Apalagi dengan tim-tim lainnya, yang juga ikut mengambil bagian dalam memperebutkan juara.

Lionel Messi kembali menunjukkan keterampilannya yang luar biasa di lapangan dengan mencetak tiga gol saat bertanding dengan Manchester City pada Matchday Grup C Liga Champions 2016/2017 Rabu (19/10/16) kemarin yang diselnggarakan di Estadio Camp Nou. Tiga gol tersebut membuat para penonton setia Liga Champions denga persaingan antara Ronaldo dengan Messi.

Terciptanya trigol oleh Messi ke gawang Manchester City seakan menegasakan persaingan statistik antara Messi dan Ronaldo. Keduanya sama-sama membuat langkah hebat di ajang Liga Champions dua musim lalu. Di akhir musim 2014/2015, keduanya sama-sama mencetak 77 gol.

Saat ini, dengan tiga gol yang ditujukan ke gawang Manchester Biru, membuat Ronaldo dan Messi terpaut 6 gol. Ronaldo masih unggul dengan mengumpulkan 95 gol di ajang Liga Champions, sementara Messi hanya mengumpulkan 89 gol.

Cerita perebutan koleksi gol antara Messi dan Ronaldo memang telahterjadi sejak lama. Messi mencetak gol pertama di ajang Liga Champions pada laga pananthinaikos (2/11/2005) sedangkan Ronaldo mencetak gol pertama untuk Liga Champions pada leg 2 babak perempatfinal melawan AS Roma (10/4/2007).

Persaingan antara Ronaldo dan Messi masih berlanjut hingga musim ini. Secara statistik Messi memang lebih unggul dibandingkan Ronaldo pada ajang Liga Champions musim ini. Messi telah mencetak 6 gol dan 2 assist, sedangkan Ronaldo hanya berhasil mencetak 2 gol dan 2 assist.

Selain Messi yang menjadi top skor Liga Champions 2016/2017 pekan ini, beberapa pemain lain juga tercatat memiliki kemampuan mumpuni di lapangan. Top skor Liga Champions 2016/2017 diduduki oleh Edison Cavani yang sudah mengkoleksi 4 gol, disusul Arkadusz Milik di posisi ketiga dengan jumlah 3 gol.

Posisi keempat top skor Liga Champions 2016/2017 ditempati oleh Sergio Aquero dengan total 3 gol. Dries Mertens dan Riyad mahrez berada di posisi kelima dan keenam dengan total masing-masing 3 gol dari tiga pertandingan. Sementara di posisi berikutnya ditempati oleh Mezut Ozil, Theo Walcott, Joshua Kimmich dan Pierre Emerick Aubameyang.

Ingin tahu yang lengkap dari jadwal terbaru dari liga champions untuk musim ini? Ya, Anda tepat sekali. Karena isi artikel yang Anda kunjungi telah memberikan lengkap. Tidak hanya hasil saja, akan tetapi jadwal lengkap siaran langsung liga champion 2016-2017. << Ya, disini bisa Anda lihat dan jangan lupa dicatat, bila tidak bisa Anda mengakses internet lagi maka Anda bisa melihat catatan Anda ini. Jadwal liga champions.

Tips Menangani Efek Samping Yang Umum Terjadi Setelah Imunisasi Anak

Imunisasi merupakan langkah paling jitu untuk memberikan perlindungan pada si kecil dari dalam. Dengan dilakukannya imunisasi anak secara berkala di setiap jadwal yang disarankan, resiko anak untuk terserang berbagai macam penyakit pun semakin kecil. Anak kecil, terlebih bayi yang belum dapat menyesuaikan dengan lingkungan barunya cukup mudah untuk menjadi sasaran empuk virus maupun bakteri penyebab penyakit. Nah, lewat imunisasi inilah yang akan mencegah virus maupun bakteri penyebab penyakit masuk ke dalam tubuhnya. Berbicara soal imunisasi sendiri, tak jarang beberapa jenis imunisasi memberikan efek samping saat sudah diberikan pada si kecil. Seperti contohnya imunisasi DPT yang memberikan efek nyeri di area bekas suntikan, demam, nafsu makan berkurang. Beberapa efek samping yang umum terjadi saat setelah dilakukannya imunisasi anak sebetulnya tak perlu dikhawatirkan yang terlalu berlebih. Mengingat juga bahwa manfaat dari imunisasi lebih besar jika dibandingkan dengan efek samping yang umum tergolong ringan dan bahkan bisa diredakan dengan mudah.

Tips Meredakan Efek Samping Dari Imunisasi Anak

Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk meredakan efek samping yang umum terjadi saat si kecil baru menjalankan imunisasi :

  1. Untuk bayi yang masih menyusu, berikan ASI sesering mungkin. Kanungan nutrisi terbaik yang ada pada ASI dapat mengurangi suhu tubuh bayi yang meningkat saat setelah imunisasi
  2. Tidak disarankan untuk memakaikan bayi bedong ataupun selimut yang tebal. Kenakan saa baju yang lembut dan mudah menyerap kringat untuk memberikan kenyamanan pada si kecil
  3. Kompres memakai air hangat untuk memperkecil resiko terjadinya kejang-kejang setelah imunisasi anak. Air hangat lebih baik daripada menggunakan air dingin
  4. Untuk mengurangi rasa nyeri maupun pembengkakan pada bekas suntikan, berikan juga kompresan air hangat di bagian yang telah disuntik
  5. Berikan pijatan halus pada si kecil agar dia merasa lebih nyaman
  6. Tes suhu tubuhnya secara berkala memakai termometer untuk mengetahui perkembangan dari suhu badannya
  7. Untuk efek samping demam yang memang menjadi umum terjadi pascar imunisasi, peningkatan suhu badan yang umum tersebut adalah 38 hingga 40 derajat celcius dan akan menurun saat 1 hingga 1 hari kemudian. Namun jika ternyata melebihi yang umum tersebut, segera larikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut

Perawatan yang diberikan pada si kecil tentunya bukan hanya imunisasi saja. Memberikan asupan nutrisi terbaik harian juga tak kalah penting. Kemudian juga memberikan perawatan dari luar yang salah satunya bisa dengan cara memilihkan bayi kosmetika khusus untuknya yang terbaik dan telah teruji klinis seperti rangkaian produk Zwitsal. Rangkaian produk Zwitsal telah teruji hypo allergenic sehingga sangat kecil kemungkinan buah hati anda mengalami alergi karena kosmetikanya.